Jumat, 12 Desember 2014

Pencemaran Lingkungan oleh Limbah Pabrik Gula Pagotan


Nama  : Erny Rohmatus Sa’adah
NIM    : S831402029
Prodi   : Pendidikan Sains/Kimia

Tugas Filsafat Pendidikan Sains
PENCEMARAN LINGKUNGAN OLEH LIMBAH PABRIK GULA PAGOTAN
1.      Pencemaran Lingkungan oleh Limbah Prabrik Gula Pagotan
Pabrik gula pagotan sudah berdiri dan beroperasi sejak puluhan tahun silam. Tetapi ada satu masalah yang sampai sekarang belum dapat ditanggulangi oleh pihak pabrik maupun pemerintah, yaitu pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan ini dapat berupa padatan, cairan, maupun gas hasil dari pengolahan tebu menjadi gula. Jika dilihat sekilas, dari pihak pabrik sudah memiliki tempat pengolahanan limbah yang  berada di sekitar pabrik. Tetapi yang terjadi beberapa tahun terakhir ini adalah, sungai yang mengalir di sepanjang jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Madiun-Ponorogo menjadi kotor dan tercemar. Dikatan tercemar karena dari warna air yang biasanya coklat keruh (ketika musim hujan) atau bening, terlihat berwarna hijau agak biru kehitam-hitaman. Bukan hanya itu saja, setiap melewati daerah pabrik sekitar 1 Km pasti tercium aroma yang kurang sedap yang berasal dari sungai yang sudah tercemar. Belum lagi ditambah pencemaran udara yang terjadi karena asap yang keluar dari cerobong asap pabrik gula yang banyak mengandung unsur karbondioksia yang dapat menyebabkan pemanasan global.
2.      Dampak pencemaran
Pencemaran air oleh pabrik gula pagotan berdampak pada perekonomian dan kesehatan. Para petani mendapatkan air untuk mengairi sawahnya itu berasal dari sungai. Ketika sungai tercemar terpaksa petani harus memakai air yang tercemar juga. Jika air yang digunakan tercemar , mengandung zat kimia maka akan berdampak pula bagi tanaman yang terkena zat kimia tersebut. Akibat zat tersebut bisa mempengaruhi kulitas produksi petani dan juga kuantitas produksi hasil tani. Selain itu masalah kesehatan, banyak terdapat warga yang tinggal di sekitar sungai yang tercemar. Jika warga tidak memakai air PDAM maka air sumur yang mereka gunakan. Jika limbah tersebut sampai ke sumur-sumur warga maka kegiatan warga seperti masak , mencuci, mandi tidak bisa dilakukan karena pertimbangan kesehatan mereka. Terakhir masalah kenyamanan hidup, air limbah gula ini menyebabkan bau yang tidak enak setiap harinya.
3.      Penyebab Pencemaran
Penyebab dari pencemaran limbah pabrik gula ini bermacam-macam. Mulai dari pihak pabrik yang kurang serius dalam menangani pengelolaan limbah pabrik. Pengolahan limbah sudah disediakan tempat sendiri, tetapi limbah tetap saja mencemari sungai di sekitar pabrik. Mungkin ada kesalahan dalam pengolahan limbah atau sistem pengolahannya belum memenuhi standar dari Badan Lingkungan Hidup (BLH).
4.      Cara Penanggulangan Pencemaran
Cara menanggulangi pencemaran limbah pabrik gula adalah dengan peran pemerintah yang  mampu bertindak tegas kepada pihak pabrik gula dalam hal pengolahan limbah agar tidak merugikan terhadap lingkungan. Seperti pemberian ijin pendirian pabrik dengan mempertimbangkan AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan) daerah Pagotan. Selain itu, pihak pabrik gula harus memiliki sumber daya manusia yang dapat merancang dan mengolah limbah pabrik menjadi sesuatu yang bermanfaat seperti pembuatan pupuk kompos dari limbah padat atau pupuk cair. Di sisi lain, adanya keterbukaan dengan masyarakat sekitar juga perlu dilakukan oleh pihak pabrik gula agar tidak terjadi kesalahpahaman. Mungkin dengan memberikan penyuluhan atau pelatihan pemanfaat limbah hasil pengolahan gula kepada masyarakat sekitar.

             

2 komentar:

  1. semoga dinas lingkungan hidup pemangku masalah lingkungan menjadi lebih peduli mencegah kerusakan lingkungan dan pihak pabrik pagotan wajib membuat pengolahan limbah terbaik

    BalasHapus
  2. Menjual berbagai macam jenis Chemical untuk cooling tower chiller Boiler evapko STP wwtp bakteri dan nutrisi untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di email tommy.transcal@gmail.com terima kasih

    BalasHapus