Rabu, 04 April 2012

Rpp teori niels bohr


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP)

Satuan Pendidikan        :  SMA Negeri 2 Ponorogo
Kelas                             :  XI
Semester                          : 1
Mata Pelajaran            :  Kimia
Jumlah Pertemuan       :  1 pertemuan
Alokasi Waktu              :  1 x 15 menit
Tema                             :  Teori Atom

1.      Standar Kompetensi
1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan ikatan kimia
2.      Kompetensi Dasar
 1.1. Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur, massa atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron

3.      Indikator :
1.      Kognitif
a.       Produk
1)      Secara mandiri peserta didik dapat menjelaskan kelemahan model atom Rutherford.
2)      Secara mandiri peserta didik dapat menjelaskan teori atom Niels Bohr.
3)      Secara mandiri peserta didik dapat menggambarkan model atom Niels Bohr.
b.      Proses
Secara mandiri peserta didik dapat mengerjakan soal yang diberikan oleh pendidik.
2.      Afektif
a.       Karakter
Setelah melalui proses pembelajaran, diharapkan peserta didik dapat membuat kemajuan dalam menunjukkan karakter kereligiusan, percaya diri, dan keingintahuan.
b.      Keterampilan Sosial
Setelah melalui proses pembelajaran, diharapkan peserta didik dapat membuat kemajuan dalam menunjukkan keterampilan sosial berupa komunikatif dan kerja sama.
                                                                                                                                                             
4.      Tujuan Pembelajaran
1.      Kognitif
a.       Menjelaskan kelemahan model atom Rutherford.
b.      Menjelaskan teori atom Neils Bohr.
c.       Menggambarkan model atom Niels Bohr.

2.      Afektif
a.       Karakter
1)      Kereligiusan
2)      Percaya Diri
3)      Keingintahuan
b.      Keterampilan Sosial
1)      Komunikatif
2)      Kerja Sama
5.      Materi Ajar
Teori Atom Niels Bohr
1.      Kelemahan Model Atom Rutherford
download (4).jpgSalah satu kelemahan dari teori atom Rutherford adalah tidak menjelaskan mengapa elektron itu tidak jatuh ke intinya. Menurut hukum fisika klasik, gerakan elektron mengitari inti akan disertai pemancaran energi berupa radiasi elektromagnet. Jika demikian, maka energi elektron akan semakin berkurang sehingga gerakannya akan melambat. Sementara, jika gerakan elektron melambat, maka lintasannya akan berbentuk spiral dan akhirnya ia akan jatuh ke inti atom.










2.      Model Atom Niels Bohr
Pada tahun 1913, berdasarkan analisis spektrum atom dan teori kuantum yang dikemukakan oleh Max Planck, Niels Bohr mengajukan model atom hidrogen, yaitu atom yang hanya mengandung satu elektron. Model atom hidrogen menurut Bohr menyerupai sistem tata surya.
download.jpg







a.       Elektron dalam atom hanya dapat berada pada tingkat energi tertentu. Artinya, elektron hanya dapat beredar pada lintasan tertentu saja. Lintasan yang diperbolehkan ini adalah orbit berbentuk lingkaran dengan jari-jari tertentu, yang disebut juga kulit atom. Tiap orbit ditandai dengan satu bilangan bulat yang disebut bilangan kuantum (n), mulai dari 1, 2, 3, 4, dan seterusnya yang dinyatakan dengan lambang K, L, M, N, dan seterusnya.
Lintasan pertama, dengan n=1, dinamai kulit K.
Lintasan kedua, dengan n=2, dinamai kulit L, dan seterusnya.
Semakin besar harga n (semakin jauh dari inti), semakin besar energi elektron yang mengorbit pada kulit itu.
b.      Pada keadaan normal (tanpa pengaruh luar), elektron menempati tingkat energi terendah yaitu kulit K. Keadaan seperti ini disebut tingkat dasar (ground state).
c.       Elektron dapat berpindah dari satu kulit ke kulit lain disertai pemancaran atau penyerapan sejumlah tertentu energi. Perpindahan elektron ke kulit yang lebih luar disertai penyerapan energi; sebaliknya, perpindahan elektron ke kulit yang lebih dalam disertai pelepasan energi.
3.      Kelemahan Model Atom Niels Bohr
Teori atom Bohr hanya sesuai untuk atom hidrogen dan ion dengan 1 elektron. Selain itu, pada perkembangan selanjutnya diketahui bahwa gerakan elektron menyerupai gelombang. Oleh karena itu, posisi elektron tidak mungkin dapat dipastikan. Dengan kata lain, orbit elektron yang berbentuk lingkaran dengan jari-jari tertentu seperti yang dikemukakan Niels Bohr tidak dapat diterima.


6.      Alokasi Waktu
1 x 15 menit
7.      Model, Metode, dan Pendekatan Pembelajaran
Model             : True or False?
Metode           : Ceramah
Pendekatan     : Konsep
8.      Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (3 menit)
Kegiatan Pendidik
Kegiatan Peserta Didik
Karakter
Alokasi
Waktu
Pendidik  mengucapkan salam dan memimpin do’a sebelum memulai pelajaran
Peserta didik menjawab salam dari pendidik dan berdo’a bersama
Kereligiusan

3 menit
Pendidik melakukan presensi dengan menyebutkan nama satu persatu
Peserta didik yang dipanggil menjawab “ada” sekaligus mengacungkan tangan

Apersepsi : Pendidik Mereview Pertemuan Sebelumnya Yang Membahas Materi Tentang Teori Atom Rutherford Dengan Memberi Pertanyaan:
“Masih ingatkah kalian dengan teori atom Rutherford?”
Peserta didik mengingat-ingat penjelasan pendidik  mengenai Teori atom Rutherford.


Peserta didik yang ditunjuk ataupun tidak ditunjuk menjawab pertanyaan yang diberikan.





Percaya Diri
Komunikatif
Pendidik  menyampaikan materi pokok pertemuan hari ini yaitu Teori atom Niels Bohr
Peserta didik mendengarkan dengan seksama penjelasan dari guru

Pendidik  menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran yang disampaikan


    Kegiatan Inti (10 menit)
Kegiatan Pendidik
Kegiatan Peserta Didik
Karakter
Alokasi Waktu
Eksplorasi
Pendidik memberikan pertanyaan tentang kejadian sehari-hari seperti makanan kacang atom, sistem tata surya, obat nyamuk.

Pendidik membagikan kartu soal kepada masing-masing peserta didik dan menyuruh peserta didik agar tidak menjawab pertanyaan dulu sebelum diperintah dan peserta didik dapat mencari jawaban secara bebas (buku atau tanya teman)

Elaborasi
Pendidik menyampaikan dan menjelaskan materi tentang Teori atom Niels Bohr


Pendidik meminta peserta didik untuk mengerjakan soal yang ada di kartu dan menunjuk satu per satu peserta didik untuk menjawab soal tersebut

Konfirmasi
Pendidik  memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami

Pendidik memberikan kesimpulan dari materi Teori atom Niels Bohr

Peserta didik membaca materi dengan menggunakan buku paket atau sumber belajar lain dan menjawab pertanyaan dari pendidik

Masing-masing peserta didik menerima kartu soal dari pendidik dan berusaha mencari jawabannya







Peserta didik mendengarkan penjelasan dari pendidik tentang Teori atom Neils Bohr


Peserta didik menjawab soal latihan dari pendidik dengan percaya diri




Peserta didik bertanya tentang materi yang belum dipahami



Peserta didik mendengarkan dengan seksama kesimpulan dari pendidik

Komunikatif
Keingintahuan




Kerja Sama
Percaya Diri










3 menit





Percaya Diri





 5 menit

Keingintahuan






2 menit

Kegiatan Penutup (2 menit)



Kegiatan Pendidik
Kegiatan Peserta Didik
Karakter
Alokasi Waktu

Pendidik  memberi tahu tentang materi yang akan disampaikan pada pertemuan selanjutnya, yaitu Teori atom mekanika kuantum

Pendidik  memberi pekerjaan rumah kepada peserta didik untuk mempelajari materi selanjutnya

Pendidik  memberi motivasi dan sedikit nasehat kepada peserta didik sebelum pembelajaran ditutup

Pendidik  menutup proses pembelajaran dengan do’a dan mengucapkan salam

Peserta didik mendengarkan apa yang disampaikan oleh pendidik




Peserta didik mendengarkan dan memahami pekerjaan rumah yang diberikan oleh pendidik


Peserta didik mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru



Peserta didik berdo’a dan dilanjutkan dengan menjawab salam


















Kereligiusan

2 menit

9.      Alat, Media, dan  Sumber Belajar
1.      Alat Pembelajaran
a. Spidol
b. Papan tulis
2.      Media Pembelajaran
·         Power Point
·         Kartu Soal
3.      Sumber Belajar
1. Chang, Raymonnd. 2003. Kimia Dasar Jilid 1. Jakarta: Erlangga
2. Purba, Michael. 2006. Kimia untuk SMA Kelas X 1A. Jakarta: Erlangga
3. Purba, Michael. 2006. Kimia untuk SMA Kelas XI 2A. Jakarta: Erlangga


10.  Penilaian
 Teknik Penilaian          : Tes Tertulis
 Bentuk Instrumen        : Soal essai dan angket
 Instrumen Penilaian    :
 1. Kognitif
No.
Soal
1.
Kelemahan dari teori atom Rutherford adalah tidak dapat menjelaskan mengapa elektron itu tidak jatuh ke intinya. (Benar / Salah)
2.
Kelemahan dari teori atom Niels Bohr adalah hanya sesuai untuk atom hidrogen dan ion dengan 1 elektron. (Benar / Salah)
3.
Menurut Niles Bohr, atom hanya dapat beredar pada lintasan tertentu yang disebut Orbit yang berbentuk lingkaran dengan jari-jari tertentu yang disebut kulit atom. (Benar / Salah)
4.
Gambar di bawah ini adalah model atom Niels Bohr
download (17).jpg (Benar / Salah)
5.
Menurut Niels Bohr, semakin besar harga n (semakin jauh dari inti), semakin kecil energi elektron yang mengorbit pada kulit itu. (Benar / Salah)
6.
Model atom Niels Bohr menyerupai roti kismis. (Benar / Salah)
7.
Niels Bohr mengajukan model atom hidrogen berdasarkan hasil penembakan lempeng emas dengan sinar α. (Benar / Salah)
8.
Perpindahan elektron ke kulit yang lebih luar disertai dengan pelepasan energi; sedangkan perpindahan elektron ke kulit yang lebih dalam disertai dengan penyerapan energi. (Benar / Salah)

Kunci Jawaban
1.
Benar
2.
Benar
3.
Benar
4.
Benar
5.
Salah
6.
Salah
7.
Salah
8.
Salah

Pedoman Penskoran :
Skor setiap nomor jika benar : 10
Skor setiap nomor jika salah : 0
Nilai total adalah hasil jawaban masing-masing peserta didik

2. Afektif
Afektif
1
2
3
4
1. Keaktifan dalam menjawab soal ketika  proses pembelajaran




2. Sikap kritis/bertanya peserta didik saat di dalam kelas




3. Berdo’a sebelum dan sesudah proses pembelajaran





Keterangan :
1 = Kurang
2 = Cukup
3 = Baik
4 = Sangat Baik


3. Psikomotor
No.
Aspek-aspek yang diamati
No. Hadir peserta didik
1
2
3
4
5
6
7
dst.
1.
Menghargai pendapat dari peserta didik lain








2.
Mencari informasi dari sumber belajar lain








3.
Keterampilan dalam menuliskan rumus molekul









Keterangan penskoran:
9 – 10   : A
7 – 8     : B
5 – 6     : C
0 – 4     : D


Mengetahui,                                                         Yogyakarta, 19 Maret 2012
Kepala Sekolah
SMA Negeri 2 Ponorogo


Panji Hidayat, M.Pd.Si.
NIP.
Mahasiswa



Erny Rohmatus Sa’adah
NIM. 09670013






























Tidak ada komentar:

Posting Komentar